Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Apa Ini

Jun 26, 2015

Pada akhirnya aku sampai
pada kesadaran, bahwa jawaban
atas pertanyaan-pertanyaan berikut:

"Apa itu yang kamu bawa?"
"Siapa itu artis baru yang muncul di televisi?"
"Pertandingan bola mana lagi itu yang lagi tayang?"
"Apa isi video dengan judul menarik di sidebar Youtube ini?"
"Apa berita yang barusan dishare si A ini?"
"Siapa gadis cantik yang barusan lewat tadi?"
"Status apa ini yang dibuat si B di facebook?"
"Foto apa ini yang jadi depe bbm si C?"
"Apasih sosmed yang lagi booming ini?"
"Apa ini?"
"Apa itu?"

adalah sama: distraksi.
Sesuatu yang kadang tidak perlu kau berikan perhatian
yang bisa mengalihkanmu dari tujuan kehidupan: hidupmu.

Saintis

Jan 5, 2015

*play: Coldplay – The Scientist

Come up to meet you, tell you I'm sorry
You don't know how lovely you are
I had to find you, tell you I need you
Tell you I set you apart

Datanglah padaku, atau aku yang datang padamu, atau kita datang ke suatu tempat untuk bertemu. Terserah; aku akan mentoleransi jarak untuk menemuimu. Dirimu: seseorang yang dengannya aku ingin menghabiskan waktu dua setengah jam sehari hanya untuk mengobrol. Well, sebenarnya total tiga jam. Karena di sela-selanya ada saat-saat di mana kita hanya saling menatap. Begitu tenang seperti menatap ke ruang hampa, padahal pikiran kita berputar berlebihan mencoba saling membaca mata.

Aku membutuhkanmu, aku membutuhkan pikiran rumitmu yang begitu indah. Sebuah minda yang kuat yang didalamnya hanya ada ide-ide yang orang lain terlalu sibuk untuk memikirkannya. Kau, tentu saja, tidak tahu kalau kau sangat mengagumkan. Kau tidak tahu betapa aku ingin memindahkan rumahmu ke samping rumahku. Atau yang lebih baik: kita tinggal serumah saja.

Kau tidak tahu betapa aku selalu terkesima bila berbincang denganmu. Your brain, kau tidak menyianyiakannya untuk hanya memikirkan baju apa yang akan kau pakai besok, baju baru macam apa yang ingin kau beli, kapan lagi kau harus pergi perawatan wajah, atau merk bedak apalagi yang mungkin lebih cocok denganmu. Pemikiran yang indah itu; aku tidak tahu apa yang akan aku lakukan tanpa mulutmu yang pintar itu.

Kamu Fiksi, Kepergianmu Nyata

Mar 30, 2013

Kini dunia melihatku sebagai orang yang berubah karena kepergianmu di awal kuliah dulu.

Aku sudah menengok ke arah lain. Aku sudah mencoba menghubung-hubungkan satu dialog film dengan keabsenan uang dalam kata kebahagiaan. Aku sudah merenungi setiap orang bahagia dan tidak bahagia yang kutemui. Aku sudah menciptakan perspektif sendiri terhadap isu media. Aku sudah belajar untuk melihat dunia dari sisi lain.

Tapi dunia masih melihatku sebagai orang yang berubah karena kepergianmu di awal kuliah dulu.

Mencintaimu adalah Mengulangi Mencintaimu

Mar 5, 2013

Merindukanmu dalam pengertianku adalah mencoba untuk sesekali merindukan dirimu agar perasaan ini tetap stabil. Emosi ini harusnya tidak dikuasai oleh rasa senang atas sesuatu atau beberapa hal saja. Merindukanmu berarti harus mengorbankan imageku sementara waktu. Merindukanmu berarti meluap-luapkan emosiku, yang mana barangkali akan menurunkan levelku sampai beberapa tingkat. Merindukanmu harus terekayasa dengan baik.

Aku merindukan orang yang salah atau bagaimana?

The Past

Feb 24, 2013


Hari ini matahari sudah lelah dan mau istirahat, anginpun berhembus agak kencang dan tampak terburu-buru, mungkin karena tidak ingin terbawa perasaan. Di teras sekre suatu UKM tampak dua orang sedang bercakap-cakap, seorang laik-laki dengan teman baiknya.

“gadis itu perhatian sekali sama aku…”

“itu kesempatanmu, kawan.” Jawaban sederhana yang diberikan sambil tersenyum.

“tapi bagaimana denganmu?”

“bagaimana denganku?”

“tapi…”

Heart Status

Sep 26, 2012

Seingatku, baru pertama kali ini di kampus aku menemui orang yang sudah melakukan sesuatu untuk kepentingan orang banyak sebaik mungkin dan sebisanya, tapi selalu merasa kalau kapasitasnya tidak cukup dan suatu ketika bilang:

"...maaf karena belum bisa memberikan yang terbaik"

Salah satu orang dengan pola pikir sederhana yang mengagumkan, dan aku "jatuh cinta".

Arôme

May 30, 2012

Jalan pikiranku telah resmi menghianatiku
Bagai punya kuku sakti Bima
Otakku mengoyak imaginasiku
Memilah-milah kenanganku yang berharga.

Bagai drama Los Vendidos
Semuanya tidak dapat sepenuhnya kupercaya
Otakku bermain-main api
Bertarung dengan hatiku si Tuan Baik Hati
Memaksa hidungku mencium
aroma yang harusnya sudah aku lupakan
Membatasi pilihanku
Lalu meninggalkan aku dalam genangan.